Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Januari 2011

3600 Detik

3600 Detik

Judul : 3600 Detik
Pengarang : Charon
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 208
Harga : Rp. 30,000
Kategori : teenlit
Terbit : 15 Mei 2008
Sinopsis:

Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai.... Dan hatinya
semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama
ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemarahan yang
menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel. Berulang kali ia
dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya di luar batas.

Akhirnya ibunya memutuskan untuk pindah kota. Mungkin suasana dan
lingkungan baru akan mengubah perilaku putrinya. Namun di sekolahnya
yang baru ini Sandra sudah bertekad untuk membuat dirinya dikeluarkan
lagi. Ia bertekad akan membuat ulah agar para guru tak tahan
terhadapnya. Namun ia salah perkiraan. Pak Donny, sangat sabar
menghadapinya. Wali kelasnya itu berpendapat, mengeluarkan Sandra
berarti menuruti keinginan anak bandel ini.

Namun, lambat laun Sandra berubah. Orangtua maupun gurunya
heran. Mereka yakin, Leon-lah yang membuat gadis itu berubah. Mereka
juga bertanya-tanya, kenapa Leon bisa bersahabat dengan Sandra,
sementara murid-murid yang lain justru menjauhi gadis urakan itu. Apa
yang membuat Leon tertarik padanya, padahal keduanya bagaikan langit
dan bumi. Leon adalah anak rumahan yang manis, bintang pelajar, sopan,
tekun... berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Sandra....

Sweet Edelweis

Recomend you to read this book!!

Sweet Edelweis
Penerbit : Crafty Publishing
Pengarang : Nita Trismaya
Halaman : 329 hlm


"Elo mau jadi pecinta alam kayak Davin? Gila aja lo!"
"Tapi gue harus ngebuktiin ke dia kalo gue bisa!"
"Dasar kepala batu!"
"Bodo amat!"
"Emangnya kalo elo jadi pendaki gunung, trus bisa ngubah semuanya?"
Lana masih berusaha mencegah niat sinting sobatnya.
"Iya." Arin tersenyum mantap. Penuh tekad

Arin bukanlah petualang alam bebas yang senang menantang bahaya.
Dia hanya seorang cewek yang terbiasa hidup nyaman.
Sampai suatu hari dia memutuskan untuk menjadi pendaki gunung demi meraih kembali cintanya yang hilang.

"Perjuangan cinta hingga mencapai puncak Carstensz. Not another teenage love story."
(Orizuka -- Novelis "Summer Breeze" dan "Fate")

Sebuah cerita dengan latar belakang alam bebas
yang menampilkan tokoh-tokoh berkarakter unik dan menarik.
Mengalir dan enak untuk dibaca. Seperti halnya karakter dari alam bebas itu sendiri
yang selalu menarik untuk dinikmati dan dihayati.
(Paimo-- Indonesia Bikepacker)

Kisah percintaan yang tidak biasa. Dua dunia yang berbeda.
Konflik batin seorang pendaki gunung. Hubungan cinta segita.
Menarik, mudah diikuti dan layak dibaca.
(Harley B. Sastha --- Pendaki Gunung dan Penulis Buku "Seri Pendakian Gunung di Indonesia - Mountain Climbing for Everybody')

Rabu, 02 Juni 2010

Rain Affair


Pertemuan pertama itu telah berlangsung cukup lama. Jejak gadis itu pun akhirnya hilang seiring dengan berjalannya waktu. Hingga suatu hari, di depan sebuah apartemen yang akan disewanya, Nathan bertemu lagi dengan Lea—gadis mungil yang telah lama dicarinya.

Seolah keberuntungan berpihak pada Nathan, Lea ternyata pacar dari teman kantornya yang bernama Noah. Sejak diperkenalkan kepada Lea oleh Noah, Nathan berteman baik dengannya. Sayang, Lea belum juga mengingat kejadian di saat hujan itu.

Waktu pun berlalu, Nathan semakin tahu banyak hal tentang Lea, khususnya tentang hubungannya dengan Noah yang penuh dengan keributan. Bahkan tak jarang, Nathan mendengarkan keluh kesah Lea. Tidak hanya itu, Noah juga sering meminta bantuan Nathan untuk menemani Lea di saat dirinya tidak bisa berada di samping Lea.

Rangkaian kesedihan yang dialami Lea membuat Nathan bersimpatik kepadanya. Perlahan, Nathan selalu berupaya menghiburnya dan berada di sisi Lea saat dibutuhkan. Meski demikian, Lea masih terlalu jauh dari jangkauannya.

Cinta Lea yang terlampau dalam terhadap Noah-lah yang membuat Nathan selalu berada di seberang hati Lea. Hingga akhirnya kebenaran yang selama ini bersembunyi di balik kebohongan sikap Noah itu terkuak. Nathan tidak bisa tinggal diam. Bagaimana pun, ia merasa sakit saat mengetahui bahwa Noah sudah menyia-nyiakan Lea.

Lantas, apa yang terjadi selanjutnya? Temukan jawabannya dalam novel Rain Affair karya Clara Canceriana. Novel terbitan GagasMedia ini mengisahkan tentang cinta segitiga yang cukup pelik. Pengorbanan yang melelahkan demi orang terkasih, akhirnya harus menyerah pada kerelaan untuk melepaskannya pergi dan menggantinya dengan cinta yang lain.

Jumat, 28 Mei 2010

Let Go - Windhy Puspitadewi


“Setiap cerita punya ruang sendiri di dalam hati”

Novel yang satu ini memang beda.

Ketika pertama kali membacanya, saya mula-mula menganggap bahwa novel ini adlah sebuah teen lit biasa. Ternyata setelah membaca dua bab pertama—dan seterusnya—anggapan saya salah besar dan saya jadi ketagihan!

Caraka adalah seorang murid kelas X yang baru bersekolah selama 4 bulan, namun sudah berkelahi 2 kali dan punya reputasi buruk karenanya. Terancam akan dikeluarkan dari sekolah membuatnya terpaksa menerima anjuran Bu Ratna, wali kelasnya yang peduli terhadapnya, untuk menjalani hukuman dengan cara yang agak berbeda: bergabung di dalam pengerjaan majalah dinding sekolah, “Veritas”, bersama 3 orang murid kelas X lainnya, yang awalnya sama sekali tidak saling mengenal satu sama lain (meski sekelas).

Caraka bergabung dalam “Veritas” dan bersama timnya: Nathan, cowok cakep berkacamata yang cerdas, serba bisa, tetapi dingin dan sinisnya minta ampun; Nadya, sang ketua kelas yang cantik, aktif, pintar, dan terkadang kelewat mandiri; dan Sarah yang pemalu dan tidak bisa mengatakan tidak terhadap permintaan orang lain; bahu membahu mengerjakan liputan “Veritas” dan menggalang persahabatan mereka bersama-sama.

Berbagai masalah menghadang mereka dan membuat mereka menyadari bahwa persahabatan mereka amatlah berharga, terutama untuk Caraka dan Nathan. Dengan Caraka sebagai axis, kehidupan masing-masing anggota tim majalah dinding itu pun berubah, tentunya ke arah yang lebih baik. Tak terkecuali Caraka sendiri…

Rabu, 26 Mei 2010

Lukisan Hujan - Sitta Karina


Selama seminggu ini hujan turun deras sekali. Hawa menjadi amat dingin, membuat ngantuk. Untuk cuaca seperti ini, kegiatan yang paling enak cuma satu: tidur seharian di kasur yang empuk.

Tapi, sayangnya tidak demikian bagi Diaz.

Hari ini ia pulang sore sekali. Di kampus ada dua ujian dan presentasi–yang hasilnya gagal, hingga ia terpaksa mengulang assignment-nya itu sampai dosennya mau nerima kembali. Semalaman ia hanya tidur dua jam demi belajar serta merampungkan semua tugasnya. Dan paginya ia bela-belain nyuci mobil dan nyemir ban, biar si Cielo silver keliatan kinclong waktu ke kampus. Apa boleh buat, dari jam 10 pagi sampai sore ini hujan turun tanpa ampun. Tinggal Diaz yang melengos lesu mendapati usahanya mempercantik mobil sia-sia belaka.